246 Santri Berprestasi Raih Penghargaan Lailatul Takrim Bulan Safar di Dalwa
Pasuruan – Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa) kembali menggelar Lailatul Takrim, malam penghargaan bagi santri berprestasi hasil Ujian Bulanan (Lailatut Takrim) bulan Safar, pada Rabu malam, 29 Juli 2026, pukul 20.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menjadi bentuk apresiasi pesantren terhadap semangat belajar serta kedisiplinan para santri dalam menuntut ilmu.
Acara tersebut dihadiri oleh Al Habib Segaf Baharun, Al Habib Ali Ridho, beserta para ustaz yang turut memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh santri. Kehadiran para asatiz menjadi penyemangat tersendiri bagi para penerima penghargaan untuk terus meningkatkan kualitas ilmu, akhlak, dan pengabdian di lingkungan pesantren.
Pada pelaksanaan Lailatul Takrim bulan Safar kali ini, sebanyak 246 santri berhasil meraih predikat Mutafawwiqin, yaitu santri dengan capaian akademik terbaik berdasarkan hasil ujian bulanan. Para penerima penghargaan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, setiap santri Mutafawwiqin menerima buku catatan, pulpen, dan siwak yang diserahkan secara langsung oleh Al Habib Segaf Baharun. Hadiah tersebut bukan sekadar bingkisan, tetapi menjadi simbol penghormatan atas kesungguhan para santri dalam menuntut ilmu sekaligus motivasi agar terus mempertahankan prestasi pada bulan-bulan berikutnya.
Lailatul Takrim tidak hanya menjadi ajang apresiasi akademik. Dalam kesempatan yang sama, Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah juga memberikan penghargaan kepada kamar-kamar santri terbaik di setiap mantikoh rayon. Penilaian ini menjadi bagian dari upaya pesantren dalam menumbuhkan budaya disiplin, kebersihan, kerapian, serta semangat kebersamaan di lingkungan asrama.
Melalui kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap bulan ini, Dalwa terus menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kompetisi yang sehat di kalangan santri. Prestasi akademik, kedisiplinan, dan karakter menjadi tiga pilar utama yang terus dibina agar lahir generasi santri yang unggul dalam ilmu, berakhlak mulia, serta siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Lailatul Takrim menjadi bukti bahwa penghargaan atas usaha dan ketekunan merupakan bagian penting dari proses pendidikan di pesantren. Dengan apresiasi yang diberikan secara berkesinambungan, diharapkan semakin banyak santri yang termotivasi untuk berlomba-lomba meraih prestasi dan meningkatkan kualitas diri dalam setiap kesempatan.