Cegah Santri Memendam Masalah, Pondok Dalwa Rutin Gelar Program Riayah
PASURUAN — Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa) menggelar program Riayah, kegiatan mingguan yang berlangsung setiap Ahad seusai Salat Zuhur pukul 12.00–13.00 WIB. Program ini menjadi wadah bagi santri untuk menyampaikan syakawah—keluhan atau laporan—sekaligus mempererat hubungan santri dengan pengajar demi lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan kondusif.Melalui Riayah, para santri dapat mengadukan berbagai persoalan yang mereka alami selama berada di pesantren, mulai dari kasus perundungan (bullying), kesulitan beradaptasi, rasa tidak betah, hingga permasalahan lain yang dirasakan.Pihak pesantren memastikan setiap keluhan mendapat perhatian dan penanganan yang tepat. Laporan mengenai tindakan perundungan akan segera diteruskan kepada bagian keamanan untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, santri yang merasa tidak betah atau kesulitan beradaptasi akan memperoleh motivasi, arahan, serta dukungan dari para pengajar agar dapat menjalani kehidupan pesantren dengan lebih nyaman dan bersemangat.Kegiatan Riayah dipandu para pengajar dari jenjang 3 Aliyah—tingkat pendidikan tertinggi di lingkungan pesantren—serta para Mutakhosis, yaitu ustaz yang telah menyelesaikan jenjang 3 Aliyah dan melanjutkan pengabdian sebagai tenaga pendidik.Program ini merupakan gagasan Abuya Zein Baharun selaku Mudir Ma'had Pondok Dalwa. Riayah dibentuk agar para santri memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi sehingga tidak memendam masalah seorang diri, sekaligus memperkuat hubungan antara santri dan pengajar.Melalui Riayah, Pondok Dalwa berharap dapat menciptakan suasana pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan penuh perhatian, sehingga para santri dapat belajar serta mengembangkan diri secara maksimal selama menempuh pendidikan di pesantren.