Dalwa TV Logo

Fiqih di Meja Diskusi: Menghidupkan Tradisi Ilmiah, Menjawab Tantangan Umat

18 Oct 2026 Oleh: Tim Redaksi Pesantren
Fiqih di Meja Diskusi: Menghidupkan Tradisi Ilmiah, Menjawab Tantangan Umat

Pasuruan – Suasana malam di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) tampak berbeda pada Kamis (13/11/2025). Aula utama penuh dengan peserta Majma’ Fiqih Akbar (MFA) 2025 yang antusias mengikuti Jalsah Ilmiah Pertama — sesi debat dan diskusi ilmiah antarulama dan asatidz yang mengusung tema “Fiqih di Meja Diskusi: Menghidupkan Tradisi Ilmiah, Menjawab Tantangan Umat.”

Forum ini menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam rangkaian Majma’ Fiqih Akbar ke-4. Para peserta menyimak dengan penuh perhatian saat para narasumber dan perwakilan pondok pesantren berdiskusi hangat, membahas persoalan-persoalan aktual umat dengan dasar dalil dan argumentasi yang kuat.

Dalam forum tersebut, para ulama menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam fiqih adalah bagian dari kekayaan khazanah Islam. Tradisi berdiskusi dengan adab dan keilmuan yang tinggi menjadi ciri khas pesantren yang terus dijaga di tengah arus modernisasi dan pergeseran nilai.

“Di sinilah letak keindahan ilmu fiqih. Kita tidak sedang mencari siapa yang menang, tapi mencari kebenaran yang diridhai Allah,” ujar salah satu pemateri dalam sesi jalsah tersebut yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Melalui Jalsah Ilmiah ini, MFA 2025 bukan hanya menjadi ajang kajian teoritis, tetapi juga wadah bagi santri dan ulama untuk menghidupkan kembali semangat tradisi bahthul masail — yaitu diskusi ilmiah yang menjawab realitas umat dengan dasar syariat dan kedalaman ilmu.

Kegiatan jalsah pertama ini menjadi penutup hari pertama pelaksanaan Majma’ Fiqih Akbar 2025, sekaligus membuka babak baru bagi diskusi-diskusi bernas di hari-hari berikutnya.