Dalwa TV Logo

Kamar 13 D4 Rayakan Prestasi dengan Makan Berjamaah Bersama Ust. Hasan Bashri

18 Oct 2026 Oleh: Tim Redaksi Pesantren
Kamar 13 D4 Rayakan Prestasi dengan Makan Berjamaah Bersama Ust. Hasan Bashri

Pasuruan,DalwaTv — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kamar 13 D4 Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah pada Ahad siang. Pada pukul 13.00 WIB, seluruh penghuni kamar menggelar kegiatan makan berjamaah bersama Ustadz Hasan Bashri bin Muhammad sebagai bentuk apresiasi atas capaian prestasi yang diraih kamar tersebut.

Kamar 13 D4 berhasil menorehkan pencapaian membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam satu bulan, yakni sebagai kamar terbaik dan kamar dengan penerapan Bahasa Arab terbaik. Kegiatan makan bersama ini bukan merupakan program resmi pondok pesantren, melainkan inisiatif mandiri dari musyrif kamar, Ustadz Nadzif. Inisiatif tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat kolektif santri dalam berbahasa Arab sekaligus menanamkan motivasi agar terus berambisi meraih prestasi melalui kedisiplinan dan konsistensi.

Bagi para santri, makan berjamaah bersama Ustadz Hasan Bashri merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Sosok beliau dikenal sebagai ustadz yang istiqamah dan berperan aktif dalam mengembangkan serta menghidupkan Bahasa Arab di lingkungan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Kehadiran beliau tidak hanya menambah keberkahan acara, tetapi juga memberikan dorongan moral dan inspirasi bagi seluruh penghuni kamar.

Rangkaian acara diawali dengan doa pembuka yang dipimpin langsung oleh Ustadz Hasan Bashri. Suasana kemudian semakin bermakna dengan pembacaan syi’ir berbahasa Arab oleh ketua divisi Bahasa Arab kamar 13 D4, saudara Habibi asal Semendo. Acara dilanjutkan dengan penyampaian nasihat yang sarat makna dari Ustadz Hasan Bashri, sebelum akhirnya ditutup dengan doa dan makan bersama dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Dalam nasihatnya, Ustadz Hasan Bashri menegaskan bahwa Bahasa Arab merupakan ruh dari Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Ia menyampaikan bahwa penggunaan Bahasa Arab adalah bagian dari aturan yang telah digariskan oleh Abuya Hasan Baharun. “Pesantren ini dinamakan Darullughah yang berarti rumah Bahasa Arab. Oleh karena itu, saya merasa sangat senang dan berterima kasih kepada Ustadz Nadzif atas inisiatif dan kesungguhannya dalam memajukan Bahasa Arab di kamar ini,” tutur beliau.

Sebagai penutup, sebelum meninggalkan tempat, Ustadz Hasan Bashri bersama seluruh penghuni kamar 13 D4 mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama. Potret tersebut menjadi kenangan berharga sekaligus simbol komitmen untuk terus menghidupkan Bahasa Arab sebagai identitas dan budaya pesantren.