Menjawab Fenomena Krisis Iman, Ustadz Nuruddin Jelaskan Rahasia Keadilan Tuhan di Hadapan Santri Ponpes Dalwa
PASURUAN — Di tengah gempuran era digital dan modernisasi, tidak sedikit generasi muda yang mulai meragukan keadilan Tuhan, bahkan kehilangan arah keimanannya. Menjawab tantangan tersebut, pakar ilmu akidah dan filsafat Islam, Ustadz Muhammad Nuruddin, Lc., M.A., memberikan pencerahan dalam sebuah seminar umum di Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa), Pasuruan, Jawa Timur, pada Jumat (31/7/2026).
Dalam seminar tersebut, Ustadz Nuruddin menjelaskan bahwa keadilan Tuhan yang sesungguhnya baru akan dibalas sepenuhnya di akhirat, bukan di dunia. Adanya kejahatan atau penderitaan di dunia terjadi karena manusia memang diberi kebebasan untuk memilih jalannya sendiri. Beliau mengingatkan bahwa ujian dan masalah hidup justru merupakan cara Tuhan untuk menaikkan derajat manusia, sehingga kita tidak boleh cepat mengeluh atau menyalahkan keadaan.
Pada sesi tanya jawab, beliau juga menanggapi banyaknya omongan atau anggapan negatif tentang pesantren di luar sana. Ustadz Nuruddin berpesan agar para santri tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk berdebat. Cara terbaik untuk melawan ejekan adalah dengan menunjukkan karya, prestasi, dan perilaku yang baik di masyarakat.
Seminar ini ditutup dengan pesan bahwa perbaikan masyarakat harus dimulai dari keluarga. Para santriwati punya tugas penting karena kelak mereka akan menjadi ibu yang mendidik generasi penerus.
"Ilmu itu ibarat lampu yang hanya menerangi sebagian jalan. Agar kita tidak tersesat oleh fitnah zaman sekarang, hati kita harus dipenuhi dengan rasa cinta yang kuat kepada Nabi Muhammad SAW," tutup beliau.