Muhadharoh Maidaniyah Empat Bahasa di Ponpes Dalwa Pusat Menjadi Wadah Pembinaan Mental, Bahasa, dan Kemampuan Dakwah Santri
Pasuruan — Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah kembali menggelar kegiatan Muhadharoh Maidaniyah pada Ahad, 24 Mei 2026, pukul 21.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Pondok Pesantren Dalwa Pusat dan diikuti oleh para santri dari berbagai rayon.
Muhadharoh Maidaniyah merupakan kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan oleh Qismu Da’wah Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Program ini menjadi salah satu wadah pembinaan santri dalam mengasah kemampuan berbicara di depan umum, khususnya dalam bidang dakwah dan pidato.
Dalam pelaksanaannya, Muhadharoh Maidaniyah menghadirkan penampilan pidato dalam empat bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasa daerah. Setiap rayon mengirimkan satu delegasi terbaiknya untuk mewakili rayon masing-masing dalam kegiatan tersebut.
Para delegasi tampil secara bergantian di hadapan para santri dan dewan juri. Mereka menyampaikan materi pidato sesuai bahasa yang telah ditentukan, dengan memperhatikan aspek penyampaian, penguasaan materi, intonasi, keberanian, serta adab dalam berdakwah.
Setelah seluruh peserta tampil, para ustadz yang bertugas sebagai juri memberikan masukan dan komentar kepada masing-masing delegasi. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan ini, karena tidak hanya menilai penampilan peserta, tetapi juga memberikan arahan agar kemampuan dakwah santri semakin berkembang.
Melalui kegiatan rutin ini, Qismu Da’wah Ponpes Dalwa terus berupaya mencetak santri yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan baik, percaya diri, dan komunikatif di tengah masyarakat.
Muhadharoh Maidaniyah juga menjadi sarana pembentukan mental santri agar terbiasa tampil di hadapan publik. Dengan penggunaan empat bahasa, kegiatan ini menunjukkan komitmen Ponpes Dalwa dalam membina kader dakwah yang siap berkiprah secara luas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.