MUI Kota Banjarmasin Lakukan Studi Banding ke Ponpes Darullughah Wadda’wah
Pasuruan, DalwaTV — 7 Desember 2025. Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Bangil, kembali menerima kunjungan tamu penting dari luar daerah. Kali ini, rombongan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin beserta perwakilan Kementerian Agama Kota Banjarmasin datang untuk melaksanakan studi banding sekaligus menjajaki kerja sama pendidikan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Mabna Abuya Hasan, lantai 6.
Kedatangan rombongan yang berjumlah sekitar 40 orang itu disambut hangat oleh pihak pengurus pesantren. Rombongan dipimpin langsung oleh Habib Ali Khaidir Al Kaf, Ketua MUI Kota Banjarmasin, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh ulama berpengaruh serta pimpinan organisasi Islam di Kalimantan Selatan.
Para tamu tiba dalam suasana penuh keakraban. Pihak pesantren menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kehormatan dan sekaligus kesempatan strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dalam bidang pendidikan keagamaan.
Salah satu asatidzah Dalwa, Ustadz Ridwan Iman, menjelaskan bahwa kedatangan rombongan MUI Banjarmasin bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga untuk membahas rencana kerja sama pendidikan.
“Jika bertanya soal tujuan, mereka ke sini datang untuk meminta bekerja sama. MUI ini mengadakan program beasiswa untuk peserta didik di Kota Banjarmasin yang ingin menempuh studi belajarnya di Ponpes Darullughah Wadda’wah,” jelasnya.
Program beasiswa tersebut diharapkan dapat menjadi akses bagi generasi muda Banjarmasin untuk mendapatkan pendidikan agama yang lebih mendalam dan berstandar pesantren salaf modern.
Pada pukul 14.45 WIB, seluruh rombongan diarahkan menuju kediaman Mudirul Ma’had, Abuya Al-Habib Ali Zainal Abidin bin Hasan Baharun, untuk melanjutkan agenda ramah tamah. Suasana pertemuan berlangsung santai namun penuh makna.
Abuya Zain Baharun tampak sangat senang dan antusias mendengar tujuan kunjungan tersebut, terutama mengenai inisiatif beasiswa dan kerja sama pendidikan. Beliau menyampaikan apresiasi yang besar dan berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik untuk memajukan dunia pendidikan Islam.
Kegiatan studi banding ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abuya Zain bin Hasan Baharun. Doa tersebut menjadi penutup yang penuh harapan agar kerja sama yang direncanakan membawa manfaat luas, baik bagi masyarakat Banjarmasin maupun bagi Ponpes Darullughah Wadda’wah.
Pihak pesantren menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan wujud komitmen bersama untuk mewujudkan generasi yang lebih berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.