Perkuliahan Double Degree Dimulai Kembali Setelah Libur Panjang, Mahasiswa Bersiap Menuju Yaman
Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah — Setelah menjalani liburan semester selama hampir tiga bulan, kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa program Double Degree Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah resmi dimulai kembali pada 7 Desember 2025. Kembalinya aktivitas akademik ini sekaligus menjadi penanda bahwa masa studi para mahasiswa di dalam negeri semakin mendekati akhir, sebelum mereka diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di Jami’ah Al-Washtiyah, Mukalla, Yaman.
Program Double Degree dikenal sebagai salah satu program unggulan yang menuntut kedisiplinan tinggi, baik dalam aspek akademik maupun pembinaan karakter. Para mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu syar’i dan bahasa Arab, tetapi juga dipersiapkan untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik Timur Tengah yang dikenal ketat dan kompetitif.
Memasuki awal perkuliahan semester baru, antusiasme mahasiswa terlihat cukup tinggi. Mereka memenuhi ruang-ruang kelas dengan semangat baru setelah masa libur panjang. Namun demikian, tidak sedikit pula yang merasakan campuran antara kegembiraan dan kegelisahan menjelang keberangkatan mereka ke Yaman.
Salah seorang mahasiswa mengungkapkan perasaannya kepada tim redaksi.
“Ya, jujur sih… seneng banget bisa kuliah lagi di semester 3, bisa nambah ilmu dan juga wawasan. Tapi di sisi lain, beberapa mahasiswa agak insecure karena mengingat di sini tinggal 2 semester lagi. Jadi harus benar-benar maksimal sebelum diberangkatkan ke Yaman,” ujarnya.
Menurut informasi yang beredar di kalangan mahasiswa, semester kali ini akan berlangsung lebih padat dan disiplin dibandingkan sebelumnya. Para dosen dan pembimbing dikabarkan akan memberikan bimbingan ekstra sebagai persiapan intensif agar para mahasiswa benar-benar siap menghadapi sistem pembelajaran di Jami’ah Al-Washtiyah.
Pihak akademik menegaskan bahwa peningkatan kualitas dan pengetatan kurikulum merupakan langkah strategis untuk memastikan para mahasiswa memiliki kompetensi yang kuat, baik dalam aspek linguistik, keilmuan, maupun mentalitas. Hal ini penting mengingat tantangan yang akan mereka hadapi ketika menempuh pendidikan di luar negeri tidaklah sederhana.
Dengan dimulainya kembali perkuliahan ini, para mahasiswa Double Degree diharapkan mampu memanfaatkan sisa waktu studi mereka di Darullughah Wadda’wah secara maksimal. Selain memperkuat pemahaman akademik, mereka juga diharapkan menjaga kedisiplinan, etika, dan adab sebagai bekal utama dalam menjalani proses pembelajaran di Yaman nanti.
Semangat baru di awal semester ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa untuk menata kembali tujuan akademik mereka, memperbaiki kekurangan, serta mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Perjalanan mereka masih panjang, namun komitmen dan kesiapan sejak dini akan menentukan keberhasilan mereka di masa depan.