Dalwa TV Logo

Semifinal Lomba Debat Bahasa Arab Meriahkan Rangkaian Hari Bahasa Arab Sedunia

18 Oct 2026 Oleh: Tim Redaksi Pesantren
Semifinal Lomba Debat Bahasa Arab Meriahkan Rangkaian Hari Bahasa Arab Sedunia

Pasuruan, DalwaTv — Rangkaian peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) terus berlangsung semarak. Salah satu agenda paling bergengsi yang menyedot perhatian adalah Semifinal Lomba Debat Bahasa Arab, yang digelar pada Ahad sore, 21 Desember 2025, pukul 16.00 WIB di panggung samping Masjid Baitul Ghoffar.

Babak semifinal ini menjadi puncak adu gagasan dan retorika para santri terbaik dari berbagai daerah. Dari sejumlah delegasi yang sebelumnya bertanding, tersisa empat tim unggulan yang berhasil melaju ke fase krusial ini, yakni Sanubari Jaya Indonesia Timur, ISKAB Kalimantan Barat, ISMA Madura, dan ASAS Sumatera. Keempatnya tampil membawa karakter, gaya debat, serta kekuatan argumen yang khas.

Pada tahap ini, hanya dua delegasi terbaik yang berhak melangkah ke babak final, sementara dua lainnya harus mengakhiri perjuangan mereka. Hal tersebut menjadikan suasana pertandingan semakin menegangkan namun tetap sarat nilai edukatif.

Pertandingan semifinal dibuka dengan duel antara Sanubari Jaya Indonesia Timur melawan ISKAB Kalimantan Barat. Keduanya mengangkat mosi, “Majlis meyakini bahwa destinasi wisata besar seharusnya membatasi jumlah wisatawan yang mereka terima.” Perdebatan berlangsung dinamis, menyoroti isu keberlanjutan pariwisata, dampak lingkungan, hingga tanggung jawab sosial dengan penyampaian bahasa Arab yang lugas dan argumentatif.

Sementara itu, semifinal kedua mempertemukan ISMA Madura dengan ASAS Sumatera. Mosi yang diangkat tak kalah aktual, yakni “Majlis meyakini bahwa perkembangan media sosial telah merusak nilai-nilai budaya tradisional.” Kedua tim saling beradu pandangan mengenai peran media sosial dalam kehidupan modern, antara ancaman terhadap budaya lokal dan peluang adaptasi di era digital.

Semifinal lomba debat ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi intelektual santri. Melalui debat, para peserta tidak hanya diuji kefasihan berbahasa Arab, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, analisis isu global, serta keberanian menyampaikan pendapat secara terstruktur.

Dengan antusiasme penonton dan kualitas debat yang ditampilkan, lomba ini semakin menguatkan posisi Dalwa sebagai pusat pengembangan bahasa Arab yang hidup, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman.