Dalwa TV Logo

Sengit! Banjir Gol Warnai Laga Ahlul Bait FC vs Tim Khidmah di Stadion Baharun

18 Oct 2026 Oleh: Tim Redaksi Pesantren
Sengit! Banjir Gol Warnai Laga Ahlul Bait FC vs Tim Khidmah di Stadion Baharun

PASURUAN — Pertandingan persahabatan penuh gengsi antara Ahlul Bait FC melawan Tim Khidmah sukses menyedot perhatian ribuan santri di Stadion Baharun, Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Pondok Dalwa), Raci, Pasuruan, Jumat malam (16/10). Laga sarat tensi dan banjir gol tersebut berakhir dengan skor mencolok 9-3 untuk kemenangan Ahlul Bait FC.

Sebelum peluit mula dibunyikan, atmosfer stadion dibuka dengan suasana religius. Habib Idrus Al-Idrus memimpin pembacaan doa pembuka, dilanjutkan lantunan Salawat Busyro oleh grup Al-Qudwah serta penampilan qasidah dari grup Hibbunnabi Ba'alawi.

Kedua kapten kesebelasan, yakni Assoc. Prof. Dr. Al-Habib Segaf Baharun (Ahlul Bait FC) dan Bapak Eya (Tim Khidmah), sempat menyampaikan pesan sportivitas sebelum bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di tengah lapangan.

Sejak babak pertama dimulai, tempo pertandingan langsung berjalan cepat. Habib Segaf Baharun membuka keunggulan kilat bagi Ahlul Bait FC pada menit ke-5. Tim Khidmah segera merespons dengan determinasi tinggi, membalas di menit ke-10 dan berbalik unggul 2-1 pada menit ke-17.

Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Di menit yang sama, Habib Khaini menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Momentum laga seketika dikuasai Ahlul Bait FC setelah Habib Hasan Al-Jufri mencetak hat-trick spektakuler lewat gol beruntun di menit ke-22, ke-26, dan ke-28, menutup babak pertama dengan keunggulan telak.

Memasuki babak kedua seusai jeda selingan hiburan dari Manbausshofa Dalwa, dominasi Ahlul Bait FC kian tak terbendung. Habib Segaf Baharun menambah pundi golnya di menit ke-33, disusul gol dari Habib Ahmad Baharun (menit ke-40), serta sepasang gol tambahan yang melibatkan peran apik Habib Husein Baharun di menit ke-44 dan ke-48. Tim Khidmah sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-58 sebelum wasit resmi meniup peluit panjang tanda laga tuntas.

Kendati papan skor menunjukkan angka 9-3, momen paling berkesan justru tersaji pada seremoni penyerahan piala. Habib Segaf Baharun menyampaikan amanat dari pengasuh pondok, Abuya Zen Baharun, bahwa trofi kemenangan tersebut diputuskan menjadi milik bersama sebagai lambang persaudaraan tanpa sekat.

Seluruh pemain dari kedua tim menerima pengalungan medali kehormatan langsung dari Abuya Ali Zainal Abidin Baharun. Acara puncak ditandai dengan pengangkatan piala secara serentak oleh kedua kapten bersama pimpinan pondok, lalu ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama di bawah sorotan lampu Stadion Baharun.