Setiap Selasa Sore, Santri Dalwa Larut Dalam Dzikir Lewat Tradisi Hadrah Basaudan
Pasuruan — Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa) rutin menggelar Hadrah Basaudan setiap Selasa sore seusai salat Ashar di Raci, Pasuruan. Berupa pembacaan Kitab Hadrah Basaudan yang dipimpin para ustadz dan Alawiyyin, kegiatan ini memadukan pembacaan kitab, dzikir bersama, dan tawasul kepada Nabi Muhammad SAW. Tradisi pekanan ini menjadi sarana pembinaan spiritual santri sekaligus mempererat ukhuwah keluarga besar pesantren.
Hadrah Basaudan merupakan pembacaan Kitab Hadrah Basaudan yang dipimpin oleh para ustadz maupun kalangan Alawiyyin (para habaib). Mereka membimbing jalannya pembacaan dengan penuh kekhusyukan, sehingga suasana khidmat begitu terasa di sepanjang acara.
Dalam pelaksanaannya, para santri dan jamaah mengikuti rangkaian pembacaan kitab, dzikir bersama, serta tawasul kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui kegiatan ini, para peserta memanjatkan doa dan harapan agar diberi keberkahan, kemudahan dalam berbagai urusan, serta perlindungan dari segala musibah dan marabahaya.
Selain menjadi sarana mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW, Hadrah Basaudan juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah di antara santri dan keluarga besar pesantren. Suasana kebersamaan kian terasa dengan keterlibatan Bani Alawiyyin yang turut menyukseskan acara melalui penyediaan makanan ringan serta minuman teh dan kopi bagi para peserta.
Pengurus pesantren menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan sebagai bagian dari pembinaan spiritual santri. Tradisi tersebut sekaligus menjadi media menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperbanyak dzikir, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berlangsungnya Hadrah Basaudan secara istiqamah, Ponpes Dalwa berharap para santri dapat terus meningkatkan keimanan, memperdalam kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta memperoleh keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalani aktivitas sehari-hari.